Tim Kesehatan Sigap di Ajang Bergengsi ASTC 2017-Palembang

0
24

Jumat, 21 Juli 2017. Asian Triathlon Championship (ASTC) 2017 di Kota Palembang resmi dibuka oleh Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin di Kawasan venue Shooting Range tepatnya di tepi danau Jakabaring Sport City, Palembang. Kejuaran dunia olahraga se-Asian ini diikuti oleh 36 negara. Sebagai tuan rumah, pemerintah provinsi sumsel sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik dan matang karena memang sudah berpengalaman pada event-event sebelumnya seperti Sea Games, Islamic Solidarity Games, Asian University Games dan saat ini berlangsung ASTC yang merupakan test event persiapan untuk menuju ASIAN Games 2018.

Seperti pada event sebelumnya, Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel menetapkan layanan kesehatan (Medical Services) untuk event ASTC ini terdiri dari Medical Room di Wisma Atlet dan Venue Shooting Range, Medical Tent di Shooting Range, Doping Control Station di Shooting

Range, Tim Ambulance di beberapa titik Lintasan Pertandingan, Food Security, Pest Control dan Rumah Sakit Rujukan yang terdiri dari RSMH, Charitas, Siloam, Bari dan AK. Gani Serta Tim Penyelamat dan Kesehatan dari Basarnas.

 

Sumber Daya Kesehatan yang disediakan terdiri dari Tim Inti, Dokter Spesialis, Dokter Umum, Perawat, Sport Meassure, Sopir Ambulance, Tenaga Farmasi, Tim Pengendalian Vektor, Tenaga Surveillans, Tenaga Kesehatan Lingkungan dan Sekretariat.

 

Pada Renang, danau Jakabaring memiliki air yang bersih dengan teperatur air 27℃ – 30℃ dan dilalui sebanyak 2 laps. Sepeda dengan jumlah 6 laps, sejauh 4 km di area jsc. Terakhir Lari dengan jumlah 2 lap putaran di area JSC sejauh 2,5 KM. Atlet yang diikutkan dengan kategori U23 Men, U23 Women, Elite Men, Elite Women, Junior Men dan Junior Women.

Pada awal perlombaan setelah pembukaan telah dilangsungkan perlombaan untuk kategori kelas Elite Woman yang kesemuanya dimenangkan oleh negara Jepang dengan juara I diraih oleh Takahashi, Kuramoto di posisi kedua dan juara ketiga diraih oleh Takahashi. Para juara ini telah diambil sampel urin nya oleh tim kesehatan (Doping Control) untuk memastikan tidak menggunakan doping.