Perlu Penguatan Koordinasi Bidang Terkait untuk PIS-PK

0
18

 

Saat ini program Keluarga Sehat merupakan Program prioritas Kementerian Kesehatan. Program tersebut pada prinsipnya mengacu pada agenda ke-5 Nawacita yaitu Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia, untuk mensukseskan Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga (PIS-PK), puskesmas melakukan pendekatan keluarga di wilayah kerjanya melalui kunjungan rumah sehingga setiap anggota rumah tangga dapat terpantau kondisi kesehatannya.

Pendekatan keluarga merupakan strategi pendekatan pelayanan terintegrasi antara upaya kesehatan perorangan (UKP) dan upaya kesehatan masyarakat (UKM) yang dadasari oleh data dan informasi profil kesehatan keluarga melalui kunjungan rumah. Mengingat penting dan strategisnya program keluarga sehat tersebut, maka diperlukan penguatan koordinasi seluruh bidang yang terkait. Melalui pertemuan koordinasi implementasi program indonesia sehat dengan pendekatan keluarga tahun 2017 di Aula Pertemuan Hotel Emilia, Komplek Palembang Indah Mall pada 8 November 2017 lalu Kadinkes Provinsi Sumsel, Dra. Lesty Nurainy, Apt.,M.Kes berpesan harapannya agar mendapat dukungan dan bantuan dari penentu kebijakan dan pengelola program untuk mensukseskan program keluarga sehat tersebut.

Pada acara yang juga dihadiri oleh Narasumber Kemenkes RI, Narasumber Dinkes Provinsi Sumsel dan Para Peserta, Lesty menjelaskan “Program Keluarga Sehat adalah salah satu program puskesmas dengan pendekatan keluarga untuk meningkatkan jangkauan sasaran dan mendekatkan/meningkatkan akses pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya dengan mendatangi keluarga. Kunjungan rumah (keluarga) dilakukan secara terjadwal dan rutin, dengan memanfaatkan data dan informasi dari profil kesehatan keluarga (Family Folder)” jelasnya.

Selanjutnya Lesty menerangkan dihadapan 56 orang peserta yang terdiri dari 17 Kabupaten kota di sumsel masing-masing terdiri dari tiga orang serta ditambah 5 orang lintas sektor (Bappeda, Pemda, PKK, BPJS, dan BKD Prov Sumsel) “Untuk menjamin tercapainya sasaran dan prioritas Pembangunan Nasional bidang kesehatan, dengan Peraturan menteri kesehatan Nomor : 43 Tahun 2016, Menteri Kesehatan telah menetapkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan. SPM Bidang Kesehatan merupakan acuan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dalam penyediaan pelayanan Kesehatan yang berhak diperoleh setiap warga. Dengan demikian bagi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, pendekatan keluarga merupakan salah satu cara yang sangat besar artinya bagi terlaksananya SPM Bidang Kesehatan. Jika SPM menghendaki cakupan layanan secara universal (total Coverage), demikian pula dengan pendekatan keluarga. Dalam pendekatan keluarga, Puskesmas harus mendata seluruh (total Coverage) dari keluarga yang ada di wilayah kerjanya dan mengatasi masalah-masalah kesehatan yang dihadapi setiap anggota keluaraga”.

Terakhir Lesty menyampaikan harapannya, ”Kami harapkan hubungan kerjasama yang terjalin selama ini dapat terus dikembangkan dan bersinergis antara pengelola program Keluarga Sehat baik di provinsi maupun bapak/ibu di kab./kota beserta lintas Sektor terkait sehingga data yang dihasilkan lebih valid dan dapat digunakan sebagai acuan perencanaan serta mendukung pencapaian target indikator kinerja”.

Pertemuan ini dalam pelaporan pelaksanaannya dijelaskan oleh ketua tim seksi primer dr. Uke Veronika adalah bertujuan “Memperkuat koordinasi penentu kebijakan dan pengelola program PIS-PK provinsi Sumatera Selatan, yaitu dengan mengulas materi yang akan dibahas selama pertemuan adalah Kebijakan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga, Pedoman PIS-PK Permenkes Nomor 39 tahun 2016, Penguatan Manajemen Puskesmas dengan pendekatan Keluarga, Keterkaitan PIS-PK dan SPM Program Kesmas, Penganggaran PIS-PK, Problematika PIS_PK, Evaluasi PIS-PK, Manajemen data dan aplikasi KS, Penyusunan rencana Tindak Lanjut dan Komitmen Bersama.

Gallery :

Peserta melakukan senam peregangan.

Mentaati Inpres No.1 Tahun 2017 Tentang Germas. Yang salah satunya adalah Aktivitas Fisik.

Waktu Senam dilakukan pada jam lelah/mengantuk seperti jam 10.00 dan jam 14.00 siang