Impian Terwujud, RSUD Provinsi Sumsel Resmi dibuka

0
8

Medical City, Jl. Kol. Burlian KM 6 Palembang  – Provinsi Sumatera Selatan patut berbangga dengan kehadiran Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sumatera Selatan yang telah resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan bersama Menteri Kesehatan RI Prof. Dr.dr.Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M(K) di halaman RSUD Provinsi Sumsel, Sabtu (23/06/2018).

Gubernur Sumatera Selatan H. Alex Noerdin mengatakan rumah sakit yang berada di Kawasan Medical City Jalan Kolonel H.Burlian ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Masyarakat yang biasa berobat ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura tak perlu lagi jauh-jauh karena di Sumsel ada RSUD Provinsi yang termodern.

“Sejak 2013,  Sumsel sudah memimpikan memiliki Rumah Sakit yang modern dan canggih.. tahun 2018 Alhamdulillah bisa terealisasi. Ujar Alex.  Tak hanya RSUD, dibelakang gedung RSUD sudah lakukan peletakan batu pertama gedung Fakultas Kedokteran (FK) Unsri yang akan menjadi gedung fakultas termodern di Indonesia lengkap dengan fasilitas ruang seminar internasional.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Hj. Lesty Nuraini menjelaskan RSUD ini dibangun di atas lahan 14 hektar yang terdiri dari RSUD Prov.Sumsel, fasilitas public, rencana pembangunan Stem Cell serta Kampus Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya yang 1,7 hektar lahan dihibahkan dari Pemprov.Sumsel.“Untuk IGD, tersedia 5 ruangan yang masing-masing kapasitas tempat tidurnya sebanyak 8 bed. Total bed yang tersedia di IGD adalah 40 bed,” jelasnya.

Salah satu yang diunggulkan di RSUD yang berada di Jalan Kol H Burlian itu adalah Radiologi. Untuk di radiologi dilengkapi dengan X-Ray, USG 4 dimensi itu adalah salah satu alat paling canggih. Alat canggih lainnya ada Echo atau alat untuk pemeriksaan jantung. Juga dilengkapi dengan treadmill, Orthopedi, Traumatologi, Medical Checkup dan persiapan untuk perawatan lansia (Geriatri).

“Ada juga ruangan khusus yang menjadi prioritas yang canggih yakni Cath lab yang merupakan alat deteksi jantung. Ini salah satu yang diunggulkan,” terangnya.

Lesty menjelaskan luas lantai RSUD seluas 52 ribu M2, sementara ini pengoperasian RSUD hanya sampai 5 lantai. Untuk ruang rawat inap akan ditempatkan di lantai 4 dan 5 dengan rincian 51 bed di lantai 4 kelas 1 sampai kelas 3, sementara di lantai 4 ada kelas 3 sebanyak 72 bed.

Untuk pendaftaran, ada beberapa pilihan bagi pasien yakni dengan memanfaatkan kios. Jadi, pasien datang ke kios untuk registrasi sendiri dengan sistem IT. Sementara bagi pasien yang kurang mengerti maka pendaftaran bisa dilakukan secara langsung dengan petugas. Terangnya. “Kedepannya pendaftaran bisa online dengan aplikasi yang sedang diatur. Jadi bebas pasien memilih untuk jalur mana. Yang mau datang langsung juga bisa” Jelas Lesty.

MC CleY/FS/DKSProvSS