Ayooo… Sukseskan Kampanye Imunisasi Campak dan Measles – Rubella (MR) di Sumsel

0
33

 

Untuk mewujudkan Indonesia Sehat, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan menyerukan kampanye sosialisasi imunisasi Measles-Rubella (MR) secara masal bagi anak usia 9 Bulan – 15 Tahun. Dra.Lesty Nurainy, Apt., M.Kes selaku Kadinkes Prov. Sumsel mengatakan Program imunisasi tersebut termasuk dalam program prioritas nasional sehingga vaksin nya sudah disediakan oleh pemerintah dan  lebih terjamin keamanannya.

Rubella adalah penyakit akut dan menular  yang sering menginfeksi anak dan dewasa muda yang rentan. Penyakit ini berbahaya bila menyerang ibu hamil terutama pada kehamilan 3 bulan pertama yang dapat menyebabkan  abortus, kematian janin, bayi lahir cacat atau sindrom rubella kongenital(Congenital Rubella Syndrome/CRS) .

Imunisasi yang merupakan upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Pemberian imunisasi adalah upaya kesehatan yang terbukti paling efektif dalam menurunkan angka kesakitan, kecacatan, dan kematian akibat Penyakit yang

Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) , serta berdampak positif untuk mewujudkan derajat kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Imunisasi tidak hanya melindungi seseorang tetapi juga masyarakat dengan memberikan  perlindungan komunitas.

Selain pelaksanaan imunisasi rutin, sebagai salah satu strategi untuk mencapai target eliminasi campak dan pengendalian rubella di tahun 2020 maka, pada tahun 2017  telah diperkenalkan imunisasi baru yakni imunisasi campak dan rubella. Fase pertama telah dilaksanakan di enam provinsi di pulau Jawa, dan berhasil mencapai target. Fase kedua akan segera dilaksanakan pada bulan Agustus – September 2018 oleh 28 Provinsi di luar pulau Jawa. Pendataan

sasaran, penyiapan petugas yang terampil terutama bila terjadi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), perhitungan kebutuhan vaksin dan logistik, perencanaan anggaran dan dukungan serta kerja sama lintas sektor merupakan unsur penting untuk berhasil mencapai target. Kadinkes mengharapkan  Sumsel berhasil mencapai target dan peserta pertemuan ini agar mensosialisasikan kepada guru-guru yang ada di sekolah” ungkap Lesty.

Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular, disebabkan oleh virus dengan masa inkubasi rata-rata 8-13 hari. Gejala penyakit campak adalah demam, bercak kemerahan pada kulit disertai batuk dan/atau pilek dan /atau konjungtivitis. Jika

tidak dilakukan pencegahan sejak awal penyakit campak dapat menyebabkan anak terkena radang paru, radang otak , kebutaan , diare berat hingga gizi buruk.

Rismawati, SKM, M.Kes selaku pengelola Program Imuniasi sekaligus ketua panitia kegiatan mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan kampanye sosialisasi imunisasi Measles-Rubella (MR) Bagi Sekolah di Kota Palembang tahun 2018 agar terlaksananya imunisasi Measles-Rubella berjalan sesuai target dan capaian nasional.

Campak dan Rubella merupakan penyakit menular yang menyebabkan cacat hingga kematian, oleh karena itu anak dan

keluarga perlu dilindungi dengan memastikan seluruh anak-anak (usia 9 bulan s.d kurang dari 15 tahun) mendapatkan imunisasi Measles – Rubella (MR) di sekolah atau di Pos Imunisasi terdekat. Pada bulan Agustus 2018 pelaksanaan imunisasi di sekolah (SD, PAUD, TK, dan SMP) sedangkan bulan September 2018 di Posyandu, Polindes, dan Puskesmas. Imunisasi membangun sistem kekebalan tubuh agar anak tidak mudah terserang penyakit sehingga anak dapat sekolah, belajar dan bermain dengan riang gembira.

Yuk… berikan imunisasi campak-rubella untuk anak kita.