Tingkatkan Pengawasan Terhadap Peredaran Alkes dan PKRT di Sumsel

0
11

Peredaran alat kesehatan (alkes) dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT) di Indonesia semakin banyak jumlah dan jenisnya. Alkes dan PKRT telah menjadi kebutuhan bagi masyarakat luas , baik di pelayanan kesehatan maupun perawatan sehari-hari di rumah tangga. Setiap alkes dan PKRT yang beredar  atau digunakan dalam pelayanan kesehatan ataupun dimanfaatkan oleh masyarakat haruslah memenuhi persyaratan mutu , keamanan, dan kemanfaatan.

Pengawasan alkes dan PKRT mempunyai peran dalam menjamin alkes dan PKRT  aman, bermutu, dan bermanfaat, yang dilaksanakan melalui pengendalian premarket dan post market. Pengendalian premarket dilaksanakan diantaranya melalui kegiatan peningkatan registrasi sertifikat produksi alkes/PKRT dan IPAK, pemenuhan sertifikasi CPAKB,CPPKRTB dan CDAKB serta penguatan standar produk. Sedangkan pengawasan post market dilaksanakan diantaranya melalui kegiatan inspeksi sarana, surveilans produk dan pengawasan iklan.

Pelaksanaan Pengawasan terhadap alkes dan PKRT harus dilakukan secara optimal agar terjamin alkes dan PKRT yang aman,bermutu dan bermanfaat, untuk itu tidak hanya diperlukan penguatan regulasi tapi juga dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten. Untuk memenuhi kebutuhan SDM yang kompeten dalam melakukan pengawasan tersebut maka Dinkes Prov. Sumsel melakukan kegiatan inspeksi sarana, surveilans produk dan pengendalian perizinan pada tanggal 19 sampai 21 September 2018 di hotel The Zuri jalan radial Palembang.

Kegiatan ini diikuti oleh 37 orang peserta terdiri dari 34 orang pengelola program alkes dan PKRT dari 17 Kab/Kota di Sumsel dan 3 orang pengelola program alkes dan PKRT di Dinkes Prov.Sumsel. Narasumber pada kegiatan ini berasal dari Direktorat Pengawasan Alkes dan PKRT Kemenkes .R.I dan narasumber dari Dinkes Prov.Sumsel.