Komitmen dari Dinkes Kab OKU dan Linsek untuk Posrem

0
11

Sosialisasi Juknis (Petunjuk Teknis) di Kabupaten Ogan Komering Ulu untuk Posyandu Remaja (Posrem) di ruang pertemuan Hotel Kemuning Kabupaten OKU pada hari Senin 26 November 2018 mengumpulkan lintas sektor (Linsek) seperti BKKBN, Dinas Sosial, Kesejahteraan Rakyat, Bappeda, PKK, Kades, Pkm Lubuk Rukam, Pkm Pengandonan, Pkm Lubuk Batang, PKM Sukaraya dan PKM Karya Mukti dan Kader Remaja. Pertemuan ini tentunya bertujuan untuk mendorong progres revitalisai posyandu dengan salah satunya adalah pelayanan kesehatan anak-anak remaja.

dialog interaktif peserta komitmen juknis posrem

Disampaikan kepada peserta hadirin lintas sektor. oleh Tim Kemenkes RI Maya Raiyan, M.PSi.  “Posrem Sasarannya adalah Remaja usia 10 sd 18 tahun yang fungsinya adalah sebagai wadah pemberdayaan masyarakat, wadah untuk mendekatkan pelayanan kesehatan dan sebagai surveilans dan awareness. Lokasinya berada di setiap desa, Tempat Kegiatan disesuaikan dengan kondisi di daerah dan jika dalam satu wilayah terdaftar lebih dari 50 remaja, maka wilayah tersebut dapat mendirikan Posyandu Remaja lainnya” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kab Oku, Bapak H. Husni Thamrin, SE, MM mengatakan “Masih banyak anak-anak remaja perlu dikuatkan mental dan moralnya karena Persoalan remaja adalah persoalan yang komprehensif” lanjut lagi Husni menyatakan “Pelayanan kesehatan peduli remaja melalui Posrem diapresiasi dengan baik di Kab. OKU. Dinkes OKU optimis untuk menggiatkan program pelayanan kesehatan remaja melaui Posrem. Husni berharap “kerjasama antar lintas sektor, organisasi kemasyarakatan untuk  memungkinkan daya jangkau program kesehatan remaja agar semakin luas dan mempercepat tujuan Posrem  serta perencanaan program lebih terintegrasi dan komprehensif” jelasnya saat acara sosialisasi Junis Sosialisasi Posrem, Hotel Kemuning, OKU 26/11/2018.

Arahan Kepala Dinas Kesehatan Kab. OKU dalam komitmen yankes posrem

Tim Kemenkes RI Maya Raiyan, M.PSi. dalam paparannya menginformasikan “Keterbatasan remaja dalam mengakses pelayanan kesehatan dapat dijangkau  dengan cara Posrem”.  Maya menambahkan “10 Komponen Keterampilan Sosial (Life Skills) dalam Pendidikan Keterampilan Hidup Sehat (PKHS) terdiri dari Kesadaran diri, Empati, Pengambilan Keputusan, Pemecahan Masalah, Berpikir Kritis, Berpikir Kreatif, Komunikasi Efektif, Hubungan Interpersonal, Pengendalian Emosi, Mengatasi Stres dan Kesadaran Diri.

Bidan Desa , Verawati, AM.Keb.Desa Durian, Kab. OKU. menilai “sosialisasi ini sangat bermanfaat karena setelah dilihat jumlah remaja yang diberikan nama Anduras (Anak Durian Asli) yang telah dibentuk oleh kepala desa tersebut jumlahnya kurang lebih 95 orang remaja dan mereka sangat antusias” katanya disampaikan dalam dialog interaktif sosialisasi Juknis Posrem. Selain Napza dan Pernikahan Dini, menurut Dedi Munandar SKM, Kapus Lubuk Rukam “Merokok adalah masalah yang dihadapi oleh remaja, dengan adanya posrem diharapkan remaja dapat berhenti merokok selamanya”.

bersama lintas sektor sepakat dan berkomitmen mendukung yankes posrem