Peserta calon tenaga kesehatan teladan sedang mengikuti ujian tertulis di Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Sumsel di Palembang, Rabu,12/06/19.

Balai Pelatihan Kesehatan (BAPELKES) Provinsi Sumsel – Palembang, 12/06/19. Antusiasme tenaga kesehatan di Kabupaten/Kota Provinsi Sumsel tahun 2019 ini cukup tinggi dalam mengikuti Pemilihan Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Provinsi. Hal ini terlihat sejak kedatangan para peserta sehari sebelumnya di BAPELKES Provinsi Sumsel, hingga kesiapan para peserta utk mengikuti tes tertulis yg dimulai jam 7 pagi hari Rabu 12 Juni 2019. 83 orang peserta pemilihan tenaga kesehatan ini berasal dari Puskesmas di 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan yaitu Banyuasin, Palembang, Musi Rawas, OKU Timur, Empat Lawang, PALI, OKU, Lubuk Linggau, OKI, MUBA, OKUS, Muratara,Muara Enim dan Ogan Ilir. Tes pada hari ini mengawali proses pemilihan,di mana tahap selanjutnya adalah penilaian lapangan serta pemaparan inovasi oleh para teladan di hadapan tim juri.

Dari 9 kategori tenaga kesehatan yang diperlombakan,tdk semua kab kota mengirimkan pemenangnya ke tingkat provinsi, yaitu tenaga dokter 13 orang, dokter gigi 5 orang, Perawat 14 orang, bidan 13 orang, farmasi 7 orang, kesehatan masyarakat 9 orang, gizi 9 orang, ahli kesehatan lingkungan 6 orang dan ahli teknologi laboratorium medik 7 orang.
Mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Sekretaris, dr. H. Trisnawarman, M.Kes. berpesan agar para peserta pemilihan tidak mudah patah semangat. “kalian adalah best of the best di daerah kalian masing-masing oleh karenanya bila ternyata belum berhasil sebagai pemenang tingkat provinsi, agar meneruskan karya terbaik yang sudah dirintis saat ini untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat”. Lanjut dr. Tris mengingatkan “nantinya pada saat tim juri datang ke puskesmas yang masuk nominasi 3 besar tingkat provinsi, agar kami tidak disambut dengan pesta yang berlebihan dan tidak memberikan buah tangan apapun kepada tim penilai, untuk itu tampillah apa adanya dan bekerjalah seperti biasanya. Mudah-mudahan tahun ini pemenangnya akan mewakili Sumsel ke ajang tingkat nasional di Jakarta”. Selamat berjuang”. Tutup Trisnawarman dalam sambutannya saat membuka acara secara resmi.

Sore hari, setelah tes wawancara selesai, beberapa tim juri yg terdiri dari perwakilan organisasi profesi masing-masing serta pengelola program di Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel terlihat asyik berdiskusi. Informasi yg didapat dari kasi yankes primer dan  tradisional, dr. Uke Veronika, bahwa kunjungan lapangan akan segera dilaksanakan sesuai jadwal tim juri tiap kategori. Pada penutupan acara hari ini, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, dr. Widya Anggraini ,MARS kembali menekankan pentingnya kesinambungan inovasi yg telah dirintis, terlepas dari hasil pemilihan apakah menjadi pemenang tingkat provinsi ataupun tidak.