Peran Pemangku Kepentingan Diperlukan Dalam Implementasi PIS-PK

0
242
Mewakili Kepala DInas Kesehatan, Kepala BIdang Kesehatan Masyarakat, H. Fery Fahrizal, SKM.,M.KM membuka Pertemuan Evaluasi Implementasi PIS-PK (Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga) dari seksi pelayanan kesehatan primer dan tradisional, bersama para peserta dari 17 kabupaten/kota. Hotel Swarna Dwipa, Senin, 16/9/19.

dinkes.sumselprov.go.id – Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, melalui seksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Tradisional melaksanakan evaluasi implementasi Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat H.Fery Fahrizal,SKM,MKM menyampaikan bahwa “pemangku kepentingan sangat berperan dalam pelaksanaan PIS-PK.. Kolaborasi berjenjang antara pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa sangat penting dijalin” Ujarnya. Lanjut lagi Fery menjelaskan “Perlu bersinergi dan koordinasi antar lintas program/lintas sektor agar intervensi  terkait hasil 12 Indikator   Keluarga Sehat (IKS )  adalah intervensi terpadu yang efektif dan efisien”. tekan Fery saat acara evaluasi implementasi PIS-PK di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Senin (17/09/19).

Sebagaimana diketahui Program Indonesia Sehat (PIS) diselenggarakan melalui Pendekatan Keluarga (PK) bertujuan untuk meningkatkan akses keluarga terhadap pelayanan kesehatan agar tercapai Indonesia Sehat dengan cara mengintegrasikan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) secara berkesinambungan dengan target keluarga melalui kunjungan rumah sehingga setiap anggota rumah tangga dapat terpantau kondisi kesehatannya.

Selain itu juga tujuan PIS-PK tersebut untuk mendukung pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan kabupaten/kota dan provinsi, mendukung pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), berdasarkan data dan informasi dari profil kesehatan keluarga.