Fasilitator kesehatan lansia zurviani oktania Wardhani, skm (duduk kiri), ida jamilah, skm(kedua dari kiri), dr. Ichsan (ketiga dari kiri), Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Provinsi Sumsel, H. Fery Fahrizal, SKM.,M.KM.(Duduk tengah), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Dra. Lesty Nurainy, Apt., M.Kes, (duduk tiga dari kanan), Fasilitator kes. Lansia dari RSUP Moch. Hoesin dr. Nur Riviati, Sp. PD,K.Ger. (duduk kedua dari kanan), dr. Hartini(duduk paling kanan) beserta observer, Mot (master of trainer) dan para peserta pengelola program lansia puskesmas & kab. kota, the zuri Palembang, 2/9/19.

Dinkes.sumselprov.go.id – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dra. Lesty Nurainy, Apt.,M.Kes mengharapkan upaya puskesmas sebagai unit terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat maupun perorangan diharapkan mampu melakukan kegiatan pelayanan kesehatan lanjut usia di puskesmas secara profesional dan berkualitas, paripurna, terpadu dan terintegrassi dengan memperhatikan aspek geriatri dan lanjut usia. Lesty menyatakan “diperlukan pembinaan kesehatan pada kelompok pra lanjut usia dan lanjut usia, bahkan sejak usia dini.. dalam meningkatkan derajat kesehatan lansia perlu dilakukan upaya peningkatan pembinaan dan pelayanan kesehatan lansia serta peningkatan upaya promotif dan preventif kepada Lansia. Hal ini bertujuan untuk mempertahankan kondisi sehat selama mungkin pada lansia”. Lanjut lagi Lesty menyampaikan “dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas dipandang perlu untuk menyelenggarakan pelatihan pelayanan kesehatan lanjut usia sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan berkualitas dan paripurna” Kata Lesty saat menyampaikan sambutannya pada pelatihan pelayanan kesehatan lansia dan geriatri bagi petugas puskesmas tahun 2019 di The Zuri Palembang, Selasa, 3/9/19.

Sebagaimana diketahui Provinsi Sumatera Selatan satu daerah dengan jumlah lansia cukup besar yaitu 1.206.774 jiwa. Pelayanan yang berkualitas untuk lansia merupakan salah satu perwujudan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari lapisan masyarakat kelompok – kelompok lansia ( Posyandu Lansia / Posbindu), di tingkat puskesmas melalui pengembangan puskesmas santun lansia sampai pada tingkat rujukan rumah sakit yang diberikan oleh Tim Geriatri Terpadu, sehingga lansia mendapatkan pelayanan yang berkesimbungan, berkualitas dan efektif. Salah satu kunci kesuksesan terselenggaranya pelayanan kesehatan lansia berkualitas adalah dengan peran/komitmen pemangku kebijakan daerah dalam membuat kebijakan-kebijakan terkait dengan upaya peningkatan pelayanan kesehatan lansia, serta sumber daya manusia yang berkualitas sehingga  mampu memberikan pelayanan yang terbaik.

lihat juga : gallery fasilitator lansia SMART (Sehat, Mandiri, Aktif dan pRodukTiF)