Tujuh Sekolah Kabupaten Kota Siap Ikuti LSS

0
20
Penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Provinsi. Oleh Ketua tim LSS dr. Lisa Marniyati, MKM dari Kepala Seksi Seksi Kesehatan Keluarga Dinkes Prov. Sumsel yang diwakili oleh, Ismawati, SKM (dua dari kiri). Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Palembang, Eni Hardiyani, SKM, M.Kes (dua dari kanan), Aan Rusdiana, SKM , Penilai dari Seksi Kesehatan Keluarga Dinkes Prov. Sumsel (kanan), SMA N 5 Palembang, Jumat, 25/10/2019.

dinkes.sumselprov.go.id -Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan tahun 2019 melakukan penilaian di tujuh tempat kabupaten/kota di lima belas tempat sekolah. Seperti halnya SMA Negeri 5 Palembang. Mewakili Ketua Tim Penilai LSS,dr. Lisa Marniyati, MKM, yaitu Ibu Ismawati, SKM – Pengelola Program Kesehatan Keluarga (kesga). Menyampaikan pesan bahwa “sekolah dinilai berdasar tiga kategori, pertama – kinerja terbaik, kedua – karakter anak-anak, ketiga – Best Performance atau pencapaian yang terbaik.. adapun penilian berdasarkan kriteria diantaranya adalah masalah program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, pembinaan kesehatan dilingkungan sekolah, sarana prasarana, fisik sekolah, radius 500 meter dalam keadaan bersih dan nyaman.. mudah-mudahan sman 5 akan dapatkan kategori itu” kata Isma. Saat menyampaikan sambutannya dalam rangka penilaian LSS Tingkat Provinsi di SMA N 5 Palembang, Jumat, 25/10/2019.

Penilaian di sekolah tersebut dihadiri Tim Pembina UKS Kota Palembang, Tim Pembina UKS Kec. IT 2, Kel Sei. Buah, Kapus Sabukingking, Tim Pelaksana UKS yaitu Kepala Sekolah SMA N 5 Palembang. Mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Eni Hardiyani, SKM, M.Kes. mengatakan “Sekolah SMA Negeri 5 mendapatkan juara Pertama LSS Tingkat Kota Palembang.. disini sesuai dengan trias UKS, menanamkan kepada murid-murid untuk PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, menjauhi narkoba, HIV AIDS, sehingga menjadi anak-anak yang sehat untuk SDM yang berkualitas serta harapan dan invenstasi bangsa.. pelayanan kesehatan melalui puskes, uks, kader melakukan penjaringan dan pemeriksaan kesehatan setiap tahun ajaran baru kepada semua murid di SMA N 5 sehingga didapatkan jenis pembinaan lingkungan sekolah yang sehat, yang merupakan peran bersama di sekolah untuk menciptakan lingkungan sehat, tertata rapih dan asri” ungkap Eni.

Setelah  penilaian dilapangan oleh tim tentunya ada beberapa catatan yang harus dilengkapi dan ditingkatkan agar menjadi lebih baik. Sumin Ekhsan, S.Pd M.MK. misalnya,Kepsek SMA N 5, juga berharap sama, “semoga sman 5 maju ke tahap berikutnya” harapnya. Lanjut lagi dia mengatakan “dari evaluasi tim LSS, kami akan berusaha memperbaiki dengan maksimal di bulan Desember tahun 2019 untuk memperbaiki catatan-catatan yang kurang dalam menghadapi penilaian final pada Juni 2020” kata Sumin dengan rasa semangat.

Sebagaimana surat Kepala Dinas Kesehatan yentang penilaian LSS tingkat provinsi sumsel bahwa sekolah sd, smp dan sma yang mengikuti LSS tersebut adalah Pertama, Kabupaten OKU yaitu SD 23 – Baturaja Timur, SMP N 13- Baturaja Timur, SMA N 2 – Kec Lubuk Raja. Kedua, Kabupaten OKUT yaitu SD N 1 Martapura, Ketiga, OKI yaitu SDN 4 Kec. Air Sugihan, Keempat, Banyuasin yaitu SD N 7 Talang Kelapa, SD N 4 Banyuasin, SMP N 1 Suak Tapeh. Kelima, MUBA, SD Yaspen Hindoli 2 kec. keluang, SMA N 1 Bayung Lincir, Keenam, Prabumulih yaitu SD N 80 dan SMP N 2, Ketujuh, Palembang, SD N 55 Kec. Ilir Timur III , SMP K Frater Xav I Ilir Timur I, SMA N 5 Kec. IT II.