Terciptanya KKS Tidak Bisa Diselesaikan Oleh Sektor Kesehatan Saja

0
17
Pembinaan Kabupaten Kota Sehat di Kabupaten Muara Enim oleh Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Dinkes) Prov. Sumsel, H. Fery Fahrizal, SKM,MKM,(Kiri), Didampingi Oleh Kabid Kesmas Dinkes Muara Enim, Elya Susita,SKM.,MM.(kanan), Dipimpin oleh Sekretaris Bappeda Muara Enim, Bapak Husin Aswadi (tengah), Ruang Pertemuan Bappeda Muara Enim, Senin, 28/10/2019.

Dinkes.sumselprov.go.id – Muara Enim,  Kabupaten Kota Sehat (KKS) bukan menjadi tanggung jawab sektor kesehatan saja tetapi juga jadi tanggung jawab bersama atau sektor lain yang terkait. Ada enam kabupaten kota yang ikut verifikasi di Sumatera Selatan dalam lomba Kabupaten Kota Sehat, yaitu Palembang, Ogan Komering Ulu, Musi Rawas, Lubuk Linggau, Ogan Ilir dan Musi Banyu Asin. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, H. Fery Fahrizal, SKM.,M.KM. berharap “mudah-mudahan sumsel mendapatkan swastisaba padapa untuk mendapatkan anugerah launching pada saat HKN (Hari Kesehatan Nasional) di Kementerian Kesehatan.. muara dari kita semua adalah bagaimana meningkatkan derajat kesehatan setinggi tingginya..sesuai pidato presiden, fokus pertama adalah SDM yang berkualitas adalah mereka yg memiliki derajat kesehatan yang setinggi tingginya yaitu sehat dan produktif yang mempengaruhi derajat kesehatan 40% faktor lingkungan dan 35 % faktor perilaku.. yang harus dilakukan adalah bagaimana mengelola perilaku, kesehatan lingkungan baik fisik, sosial dan budaya oleh karenanya derajat kesehatan tidak tuntas hanya oleh faktor kesehatan saja” jelas Fery saat melakukan pembinaan di ruang pertemuan Bappeda Kabupaten Muara Enim yang dihadiri juga oleh instansi terkait pemkab Muara Enim, Senin, 28/10/19.

Sebagaimana diketahui Peraturan bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan nomor 34 tentang penyelenggaraan KKS dan no 1138/menkes/pb/VIII/2005 dimana prinsip kss bukanlah seperti lomba antar kab/kota seperti tinju sepakbola tetapi lebih kepada mengukur diri sendiri, selain kegiatan inovatif yang menjadi unggulan, juga kegiatan rutin terkait program masing-masing sektor sesuai tatanan, namun perlu didokumentasikan dengan baik selain itu juga mengembangkan luasnya wilayah cakupan di setiap tatanan (dalam level yang sama) lebih diutamakan.

Paparan pembinaan yang telah disampaikan oleh H. Fery Fahrizal, SKM., M.KM tentunya langsung disambut baik oleh Sekretaris Bappeda Kabupaten Muara Enim, Husin Aswadi, “kita mau ikut” kata Husin, lanjut lagi “karena dua tahun sekali.. kita harus segera menyiapkan , utamanya Dinkes sebagai leading sektor , apa yg disampaikan oleh pak fery sebenernya sudah dilakukan semua hanya saja dokumen-dokumen yang akan segera dilaporkan dan pastinya atas persetujuan bapak Bupati.. pada intinya Dinkes sudah siap untuk menyiapkan hal ini, baik dari konsep, forum, tim pembina yang akan segera dibentuk dan lain-lain” kata Husin.