Bidik Pramuka SBH Sebagai Salah Satu Agent of Change Bidang Kesehatan

0
7
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Dr.Drs.H.Akhmad Najib,SH,M.Hum (tengah), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Dra.Lesty Nurainy,APt,M.Kes sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah Saka Bhakti Husada (SBH) Sumsel (dua dari kiri), Sekretaris Kwartir Daerah Sumsel, Kakak Amriadi (dua dari kanan), Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, sebagai Ketua Pimpinan SBH Sumsel ,H.Fery Fahrizal,SKM,MKM (paling kanan) dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Rawas Utara, Dra.Marlinda Sari,APt (paling kiri) saat acara pembukaan Perkemahan Bakti Daerah (Pertida) SBH di bumi perkemahan cadika KM.5 Palembang, Senin,18/11/19.
dinkes.sumselprov.go.id, Pramuka (Praja Muda Karana) merupakan wadah organisasi pendidikan nonformal dengan menggunakan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan. Pada tanggal 17 Juli 1985, Departemen Kesehatan bersama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, membina sekelompok generasi muda dalam bidang kesehatan melalui pembentukan Satuan Karya Pramuka Bakti Husada (Saka Bakti Husada/SBH). SBH adalah wadah pengembangan pengetahuan, pembinaan keterampilan, penambahan pengalaman dan pemberian kesempatan untuk membaktikan dirinya kepada masyarakat dalam bidang kesehatan. Salah satu kegiatan SBH adalah perkemahan bakti daerah (Pertida). Pertida SBH Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan merupakan pertemuan anggota SBH se-Sumatera Selatan dengan melakukan kegiatan yang inovatif dan kreatif serta mengandung unsur bakti kepada masyarakat. Pertida SBH tahun ini diselenggarakan di bumi perkemahan Cadika KM.5, Palembang pada tanggal 17 November sampai 21 November 2019. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Dr.Drs.H.Akhmad Najib,SH,M.Hum mengatakan bahwa,”SBH diharapkan turut meningkatkan cakupan layanan kesehatan, seperti pembudayaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat(PHBS), imunisasi, pencegahan HIV-AIDS, TB-Paru, malaria, serta penurunan stunting”, ungkap Najib saat membuka secara resmi Pertida SBH, di bumi perkemahan Cadika KM.5 Palembang, Senin,18/11/2019.
Asisten III Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Prof.H.M.Edwar Juliartha (baris depan kanan), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah Saka Bhakti Husada (SBH) Sumsel (baris depan tengah) dan Kepala Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Prov.Sumsel sebagai Wakil Ketua Pimpinan SBH (baris depan kiri) saat penutupan acara Perkemahan Bakti Daerah (Pertida) SBH di bumi perkemahan cadika, Kamis,21/11/19

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dra.Lesty Nurainy,APt,M.kes, menyampaikan bahwa,”tujuan dilaksanakan Pertida SBH untuk meningkatkan wawasan dan pengalaman anggota pramuka SBH dalam ketrampilan serta pengembangan dunia kesehatan juga untuk memperkuat tali persaudaraan antar anggota SBH.” Lanjut lagi Lesty mengatakan “SBH diperuntukkan bagi para pramuka penegak dan pramuka pandega atau para pemuda usia antara 16-25 tahun dengan syarat khusus. Setiap Satuan Karya memiliki beberapa krida, yang masing-masing mengkhususkan pada sub bidang ilmu tertentu. Ada enam krida dalam SBH yaitu Krida Bina Lingkungan Sehat, Krida Bina Keluarga Sehat,  Krida Bina Gizi, Krida Pengendalian Penyakit, Krida Bina Obat, dan Krida Bina PHBS, sehingga diharapkan pramuka SBH dapat menjadi agent of change (pemicu terjadinya perubahan perilaku untuk hidup sehat)dalam pembangunan kesehatan. Pramuka SBH akan terus dibina dan dikembangkan agar dapat berkontribusi dalam pembangunan kesehatan terutama di puskesmas melalui  “Pramuka Goes To Puskesmas”.pungkas Lesty saat menutup acara Pertida SBH di bumi perkemahan Cadika KM.5 Palembang , Kamis,21/11/2019.