Sumsel Siap Siaga Mencegah Masuknya Virus Corona (Novel Coronavirus. Direktur RS Kesdam Palembang, Dr. Kol. Ponco (Pertama dari kiri), Kepala Dinas Kesehatan Prov. Sumsel Dra. Lesty Nurainy, (dua dari kanan) Apt.,M.Kes., Sekretaris, dr. H. Trisnawarman, Apt.,M.Kes,DK, (kanan), dr. Fenty Wardha, M.Kes., dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Palembang (dua dari kiri), Aula Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Senin,3/2/2020.
dinkes.sumselprov.go.id, Virus Corona atau Novel Coronavirus (2019-nCov) adalah virus baru penyebab penyakit saluran pernafasan yang berasal dari Kota Wuhan,Provinsi Hubei,Negara Cina. Virus Corona merupakan satu keluarga dengan virus penyebab SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) dan virus penyebab MERS (Middle East Respiratory Syndrome) sama-sama menyebabkan penyakit saluran pernafasan yang berat. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dra.Lesty Nurainy,APT,M.Kes mengatakan bahwa,”untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam mencegah masuk nya virus corona di Sumatera Selatan, diperlukan koordinasi lintas program, lintas sektor, karena pencegahan yang paling mungkin dilakukan adalah pencegahan dipintu masuk wilayah kita terutama di bandara dan pelabuhan”, ungkap lesty, Lanjut lagi Lesty mengatakan,”agar pencegahan bisa berjalan maksimal, maka diperlukan kerjasama antar semua pihak terkait, deteksi dini dan sistem respon cepat, perawatan sesuai standar, tenaga kesehatan yang terlatih, penyiapan sarpras dan edukasi pada masyarakat agar dapat melakukan antisipasi secara mandiri, jelasnya saat acara rapat koordinasi lintas sektor se-Sumatera Selatan di Aula Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan,  dihadiri Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Palembang , Disnaker, Imigrasi, Angkasa Pura, Kemenag, Dinkes, Rumah sakit, media , dan lain-lain, Senin,3/2/2020.
Sebagaimana diketahui bahwa Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang tepat bagi petugas yang melayani pasien, komunikasi, edukasi dan informasi yang giat kepada masyarakat agar tidak panik dan diharapkan masyarakat dapat melakukan upaya pencegahan seperti : menjaga kesehatan, tetap menerapkan PHBS, meningkatkan daya tahan tubuh, konsumsi gizi seimbang, makan buah dan sayur, istirahat cukup, hindari stress, sering cuci tangan pakai sabun setelah melakukan kegiatan dan setelah berada di area publik/umum, gunakan masker bila berada di tempat banyak orang, jika ada demam diatas 38 derajat celsius, batuk, pilek dan ada gangguan pernapasan, segera ke rumah sakit. Untuk Sumsel ada 4 rumah sakit  rujukan, yaitu : Rumah Sakit Umum dr.Moehamad Hoesin (RSMH) Palembang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Siti Aisyah Lubuklinggau, RSUD Kayu agung , dan RSUD Lahat. Lesty menghimbau agar semua rumah sakit menyiapkan ruang isolasi untuk perawatan atau karantina sebagai antisipasi kalau terjadi penyebaran di Sumatera Selatan (Sumsel). Virus corona menular dengan cepat dan telah menyebar ke wilayah lain di Cina dan ke beberapa negara seperti Jepang, Thailand, Korea Selatan, Vietnam,Singapura, Malaysia, Filipina, USA, Nepal,Perancis, Australia, Spanyol, India, Arab Saudi, Rusia, Finlandia, Jerman, Italia, Inggris, Canada, Srilangka, Swedia dan kamboja . Tanda dan gejala umum infeksi coronavirus antara lain gejala gangguan pernafasan akut seperti demam 38 derajat celcius keatas, batuk dan sesak nafas. Pada kasus yang berat dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernafasan akut, gagal ginjal, bahkan kematian. Gejala klinis biasanya muncul dalam 2 hari hingga 14 hari setelah paparan.