Rapat Koordinasi Pemprov Sumsel bersama Dinas Kesehatan Kab/Kota dan RS Se-Sumatera Selatan, dipimpin oleh Sekda Pemprov Sumsel, H. Nasrun Umar (tengah), Kadinkes Prov. Sumsel, Dra. Lesty Nurainy, Apt.,M.Kes.(kanan), Direktur RS. Moch. Hoesin Palembang, dr. Bambang Eko Sunaryanto, Sp.KJ, MARS (kiri), Balai Pelatihan Kesehatan, Kamis, 19/03/2020.

Dinkes Sumsel – Menindaklanjuti pesan Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sumsel H. Nasrun Umar menekankan kepada seluruh rumah sakit agar tetap melayani pasien yang kemungkinan terpapar virus corona dan tidak boleh ada penolakan. Nasrun berkata “selaku penanggung jawab gugus tugas maka saya sampaikan agar jangan ada penolakan oleh rumah sakit terhadap pasien di wilayah provinsi Sumatera Selatan” tegas nasrun saat membuka rapat koordinasi dengan Dinas Kabupaten/Kota dan Rumah Sakit di se- Sumatera Selatan, Bapelkes, 19/03/2020.

Pada waktu dan tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dra. Lesty menyampaikan dalam rapat koordinasi acara tersebut menginformasikan ke seluruh kab kota harus punya rs second line yang harus siap dan dibina oleh RS. Moch Hoesin Palembang karena merupakan rujukan nasional kelas A. Pengiriman sampel, Orang Dalam Pengawasan (ODP) sekarang harus diperiksa juga oleh Lab yang tidak hanya Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan tentunya harus bisa difasilitasi oleh seluruh rumah sakit. Lesty juga mengatakan “diharapkan seluruh masyarakat bisa mandiri dengan sadar lapor, jika misalnya baru pulang dari luar kota dan merasa tidak sehat agar segera melakukan pemeriksaan di fasilitas kesehatan terdekat, jika bertemu hendaknya berjarak standar satu meter dan sementara untuk tidak bersalaman” ujar lesty.