snapshotallpertemuanjknkis
Snapshot seluruh peserta pada Pertemuan Koordinasi Lintas Sektor / Lintas Program tingkat Provinsi Sumatera Selatan JKN - KIS ,PBI dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. H. Trisnawarman, MKes, SpKKLP, didampingi Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Provinsi Sumsel, dr. Widya Anggraini, MARS, dan Kepala Pelayanan Kesehatan Rujukan, H. Ifan Fahriansyah, SKM, M.Kes, di ALTS Palembang, Kamis, 29/9/2022.

Palembang, dinkes.sumselprov.go.id, pertemuan koordinasi lintas program/lintas sektor tingkat provinsi sumatera selatan tahun 2022 dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. H. Trisnawarman, M.Kes.,SpKKLP, yang dalam sambutannya mengatakan “Hingga saat ini, jumlah penduduk Sumatera selatan yang telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, baik PBI(Penerima Bantuan Iuran) APBN/APBD, maupun mandiri adalah 7.631.184 jiwa dari total penduduk Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan data agregat kependudukan semester I Tahun 2022 sejumlah 8.646.686 jiwa. yang artinya telah 88,26% penduduk sumatera selatan menjadi peserta JKN dan telah ada delapan Kabupaten/Kota yang mencapai UHC (Universal Health Coverage), yaitu Kabupaten Lahat, Muara Enim, Pali, Musibanyuasin, Lubuklinggau, Musirawas Utara, kota Prabumulih dan Palembang” paparnya, lanjut Trisnawarman menambahkan “Adapun misi utama program JKN yaitu menjamin akses terhadap layanan kesehatan sesuai kebutuhan medis setiap orang yang bermukim di indonesia dan menghindarkan setiap orang dari menjadi miskin akibat beban biaya berobat ketika musibah penyakit menimpa seseorang..harapan kami, pertemuan ini dapat memberikan kontribusi besar pada penyelenggaraan jaminan kesehatan yang lebih baik terkhusus di Provinsi Sumatera Selatan” tutupnya saat membuka acara secara resmi di Alts Palembang, Kamis, 29/9/22.

pertemuanlinsek
Pertemuan Koordinasi Lintas Sektor / Lintas Program tingkat Provinsi Sumatera Selatan JKN – KIS , dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. H. Trisnawarman, MKes, SpKKLP (tengah),  didampingi Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Provinsi Sumsel, dr. Widya Anggraini, MARS (kanan), dan Kepala Pelayanan Kesehatan Rujukan, H. Ifan Fahriansyah, SKM, M.Kes (kiri), ALTS Palembang, Kamis, 29/9/2022.

Sebagaimana telah difahami Program jaminan kesehatan nasional merupakan perwujudan dari undang-undang dasar 1945 yang dirumuskan dalam pasal 28H ayat 1, “setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan” dan pasal 34 ayat 2 , ”negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan”. Pemenuhan hak layanan kesehatan kini menjadi tujuan seluruh negara yang tercantum dalam sustained development goals (Sdgs).

lapketifan
Laporan Ketua Panitia, H. Ifan Fahriansyah, SKM,M.Kes, dalam pertemuan koordinasi lintas sektor/program JKN KIS tingkat Provinsi Sumsel, ALTS, Kamis, 29/9/222

Sebagaimana diketahui, Instruksi presiden pada Inpres Nomor 01 Tahun 2022 tentang optimalisasi pelaksanaan program jaminan kesehatan nasional bahwa dalam rangka optimalisasi pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional, peningkatan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas, dan untuk menjamin keberlangsungan program jaminan kesehatan nasional diberikan instruksi khusus kepada 30 kementerian, lembaga tinggi serta gubernur dan bupati/walikota. Terdapat 14 butir instruksi yang dikhususkan ke gubernur dan 12 instruksi khusus ke bupati/walikota. untuk di provinsi sumatera selatan telah diturunkan dalam bentuk instruksi Gubernur No. 007/inst/dinkes/2022 tentang optimalisasi Program Jaminan Kesehatan nasional di provinsi sumatera selatan, dimana instruksi Gubernur Sumsel dikhususkan untuk 22 OPD di lingkungan pemerintahan provinsi sumatera selatan.