kadinkespokjanalposyandu
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Sekatan, dr. H. Trisnawarman, M.Kes, SpKKLP (Dokter Tris) secara bersama melakukan Integrasi pelayanan kesehatan mulai dari pelayanan di puskesmas sampai ke pelayanan di tingkat desa melalui puskesmas pembantu dan ditingkat dusun/RT/RW melalui kegiatan posyandu dan kunjungan rumah oleh kader yang diperlukan penataan kelembagaan, sumber daya dan pola pembinaan berjenjang melibatkan semua pihak agar integrasi pelayanan kesehatan sebagai salah satu inisiatif utama dalam transformasi pelayanan kesehatan primer ini dapat berjalan dengan optimal. Mendampingi Kabid Kesmas, Desy Irawan, SKM,MKM, Kasi Promles, Imam Subroti, SKM, M.Kes bersama peserta Kab. Kota di Swarna Dwipa, Kamis, 24/8/2023

Palembang, Dinkes Sumsel, Provinsi Sumatera Selatan akan memfasilitasi upaya memperkuat kelembagaan Kelompok Kerja Operasional Posyandu (Pokjanal Posyandu) di provinsi/kabupaten/kota  melalui pelaksanaan  kegiatan Pertemuan Koordinasi Pokjanal Posyandu Tingkat Kabupaten/Kota   Provinsi   Sumatera Selatan Tahun 2023, Swarna Dwipa, Kamis, 24/8/23.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Sekatan, dr. H. Trisnawarman, M.Kes, SpKKLP (Dokter Tris) secara bersama melaksanakan Integrasi pelayanan kesehatan mulai dari pelayanan di puskesmas sampai ke pelayanan di tingkat desa melalui puskesmas pembantu dan ditingkat dusun/RT/RW  melalui  kegiatan  posyandu  dan kunjungan rumah oleh kader yang diperlukan penataan kelembagaan, sumber daya dan pola pembinaan berjenjang melibatkan semua pihak agar integrasi pelayanan kesehatan sebagai  salah  satu inisiatif utama dalam transformasi pelayanan kesehatan primer ini dapat berjalan dengan optimal.

“Diharapkan Pokjanal Posyandu yang ada saat ini benar-benar menjadi wadah koordinasi pengelolaan program posyandu terutama dalam Integrasi Layanan Primer yang memerlukan pembinaan tidak hanya dari sektor kesehatan tetapi juga unsur pemerintah lainnya serta memerlukan peran serta masyarakat, seperti lembaga profesi, perguruan tinggi, swasta, dunia usaha dan sebagainya” tutur Dokter Tris

Sebagaimana diketahui, ada 3  (tiga) hal mendasar yang menjadi  fokus dalam penerapan Transformasi Layanan Kesehatan Primer, yaitu 1)  Penerapan siklus hidup sebagai platform integrasi pelayanan kesehatan sekaligus platform penguatan promosi dan pencegahan, dalam hal ini paket pelayanan sesuai siklus hidup telah disusun meliputi edukasi, pencegahan, skrinning, diagnosis, pengobatan serta konseling, 2) mendekatkan pelayanan kesehatan melalui jejaring hingga tingkat desa dan dusun serta 3) memperkuat pemantauan wilayah setempat melalui digitalisasi sistem informasi pelayanan kesehatan primer yang menghasilkan dashboard situasi kesehatan   per   desa   mencakup   dashboard   pola penyakit dan dashboard cakupan pelayanan.

Tentu pemerintah memiliki sejumlah tanggung jawab yang harus dilaksanakan, yang meliputi tanggung jawab untuk merencanakan, mengatur, menyelenggarakan, membina dan mengawasi penyelenggaraan upaya kesehatan yang merata dan terjangkau oleh masyarakat. Pemerintah juga bertanggung jawab untuk memberdayakan dan mendorong peran aktif masyarakat dalam segala bentuk upaya kesehatan. Saat ini keberadaan Pokjanal Posyandu (provinsi/kabupaten/kota) dalam hal pembinaan dan pengembangan posyandu termasuk dalam mendukung integrasi layanan kesehatan primer belum berjalan secara optimal. Pokjanal posyandu harus dilakukan dengan komitmen  yang  kuat,  tidak  sekedar  melakukan pembentukan pokjanal, tanpa kejelasan tugas dan fungsi.