komitmenuhcberkathd
Gubernur Sumsel, H. Herman Deru gagas Program kesehatan UHC Berkat (Berobat Pakai KTP) disempurnakan dalam rapat koordinasi pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional untuk pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja dengan manfaat pelayanan di ruangan Kelas III yang didaftarkan Provinsi Sumsel Tahun 2023, di Griya Agung Jumat (8/9) malam. Program kesehatan BERKAT ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat Sumsel yang belum memiliki jaminan kesehatan untuk dapat mengakses pelayanan kesehatan tanpa hambatan.

Palembang , Dinkes Sumsel, – Pemprov Sumsel akan meluncurkan Universal Health Coverage (UHC)  yaitu dengan program kesehatan Sumsel BERKAT dalam waktu dekat yang merupakan singkatan dari Berobat Pakai KTP. Program kesehatan yang diusung dan didukung penuh oleh Gubernur Herman Deru ini bertujuan memudahkan masyarakat yang hendak berobat karena hanya dengan memakai kartu tanda penduduk (KTP) saja.

Program kesehatan ini disempurnakan dalam rapat koordinasi pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional untuk pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja dengan manfaat pelayanan di ruangan Kelas III yang didaftarkan Provinsi Sumsel Tahun 2023, di Griya Agung Jumat (8/9) malam. Program kesehatan BERKAT ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat Sumsel yang belum memiliki jaminan kesehatan untuk dapat mengakses pelayanan kesehatan tanpa hambatan.

“Launching ini juga bertujuan memudahkan istilah penyebutannya. Sehingga masyarakat makin semangat untuk sehat..karena berobat menjadi lebih mudah. Kita hanya ingin memudahkan masyarakat menerima layanan kesehatan. Itu tujuannya,” jelas Gubernur Herman Deru saat sambutan.

“Bagi masyarakat Sumatera Selatan yang belum memiliki jaminan kesehatan, saat membutuhkan pelayanan kesehatan tingkat lanjut (rumah sakit) dapat mengajukan kepesertaannya ke dinas kesehatan Provinsi Sumatera Selatan melalui dinas kesehatan kabupaten/kota setempat,” imbuhnya.

Diwaktu yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel dr. H. Trisnawarman, M.Kes, Sp.K.L.L.P. menjelaskan bahwa perkembangan program Jaminan Kesehatan Nasional, untuk per 1 September 2023 secara nasional penduduk Indonesia yang telah terjamin program JKN mencapai jumlah 262.863.343 jiwa atau 94,64 persen.

“Alhamdulillah Provinsi Sumatera Selatan per 1 September 2023, penduduk yang telah terjamin program JKN mencapai 8.396.170 jiwa atau 95,9%. Dimana dengan kata lain, Provinsi Sumatera Selatan telah mencapai Universal Health Coverage (UHC),” jelasnya. Iapun  berharap Launching Universal Health Coverage (UHC) Provinsi Sumatera Selatan dengan tagline Sumsel Berkat “Berobat pakai KTP” nantinya dapat terlaksana dengan lancar, dan program tersebut berjalan secara berkesinambungan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sumatera Selatan.

Diketahui,  pada pelaksanaannya Pemprov Sumsel menggandeng seluruh kabupaten/kota di Sumsel yang ditandai dengan adanya Penandatanganan Komitmen Dukungan Sumsel BERKAT (Berkat Pakai KTP) oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel dan 17 Kepala Dinas Kesehatan kabupaten/kota. Untuk memastikan program tersebut dapat berjalan dengan lancar, tidak menemukan kendala dalam pelaksanaannya sekaligus sebagai upaya mencapai tujuan program Universal Health Coverage (UHC), diharapkan pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Selatan untuk memastikan seluruh Puskesmas (fasilitas kesehatan tingkat I) di wilayahnya masing-masing melayani masyarakat ber-KTP Sumatera Selatan yang akan berobat.

Adapun  kepesertaan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) provinsi diprioritaskan untuk masyarakat Sumatera Selatan yang sedang dalam kondisi sakit. Pelayanan kesehatan yang ditanggung adalah pelayanan program jaminan kesehatan nasional yang diselenggarakan oleh BPJS kesehatan. Kepesertaan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) provinsi juga diperuntukkan bagi kepesertaan baru yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang belum memiliki jaminan kesehatan. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) dengan status non aktif, dan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) mandiri menunggak.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah III, Yudi Bastia  juga dukung penuh serta apresiasi program kesehatan yang dicanangkan Gubernur Sumsel sehingga  penduduk Sumsel akan mendapatkan kemudahan dalam  beobat melalui jaminan kesehatan nasional dan Bapak/Ibu Kepala Dinkes dapat berkoordinasi dengan Kepala Cabang BPJS dalam implementasi di lapangan. “Semoga tidak ada kendala dan semuanya berjalan lancar,” kata Yudi.