akhinakes
"Strategi Sukses Sebagai Petugas Haji Profesional" merupakan tema Simposium Asosiasi Kesehatan Haji Indonesia Tahun 2023. Kadinkes Prov. Sumsel, dr. H. Trisnawarman, M.Kes, SpKKLP bersama jajaran Pengurus AKHI serta para peserta Simposium AKHI menyampaikan "Sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah no 8 tahun 2022 tentang Koordinasi Penyelenggaraan Ibadah Haji, pada pasal 12 bahwa perencanaan dan pelaksanaan pelayanan kesehatan haji paling sedikit meliputi; Informasi kesehatan haji; Istitaah kesehatan jemaah haji; Perekrutan petugas kesehatan haji; Penyediaan sarana dan prasarana kesehatan haji; dan penanganan jemaah haji sakit", Bapelkes, Minggu, 22/10/23

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. H. Trisnawarman, M.Kes, SpKKLP (Dokter Tris) dalam acara Simposium Asosiasi Kesehatan Haji Idonesia (AKHI) Tahun 2023 menyampaikan pentingnya persiapan tenaga kesehatan haji yang berkualitas dan Kompeten.”perlu disiapkan petugas haji Indonesia yang berkualitas dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan tugas dan fungsinya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada jemaah haji .. kompetensi petugas haji harus memenuhi standar tenaga kesehatan haji yang merupakan ketentuan mengenai jenis dan kompetensi dasar yang dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan di Arab Saudi, baik sebagai Panitia Penyelenggara Inadag (PPIH) Arab Saudi maupun Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI)/Kloter” Kata Dokter Tris, Bapelkes, 22/10/23.

Lanjut Dokter Tris juga sampaikan kunci sukses menjadi TKHI. “harus betul-betul antisipasi dan jaga kesehatan, serta harus koordinasi itu adalah kunci sukses kita menjadi petugas dan selalu minta pertolongan allah swt jangan kita sombong.. disana perbuatan langsung dibalas oleh Allah.. fee for service..” Tegasnya.

Dokter Tris juga menuturkan agar fokus pada semua jemaah haji terutama lansia pada saat perjalanan dan selama beribadah. “Jemaah meninggal sekitar 800 an karena transisi dari saat Covid19 sampai dengan sekarang karena jemaah sekarang ini perlu dilakukan lembinaan karena banyak yang lansia.. terkadang mereka lupa.. jadi perlu diingatkan dan diperhatikan” tuturnya.

Ketua Seminar AKHI, dr. H Melzan Dharmayuli
Menyampaikan kepada peserta yang ingin bertugas “strategi sukses bagi kesehatan haji profesional merupakan salah satu kunci utama untuk persiapan petugas kesehatan haji..banyak hal yang harus dipersiapkan sedini mungkin dalam teknis medis kesehatan haji dan menjaga kesehatan jemaah haji serta meluruskan niat” Kata Melzan.

Acara ini juga menyampaikan materi, tanya jawab dan berbagi pengalaman. “Akan ada materi dari pengelola haji dari provinsi sumatera selatan
Kemudian testimoni berbagi pengalaman bagi para petugas haji yang sudah berangkat pada tahun 2023 ini saat mengikuti tes dari awal hingga selesai” kata Melzan dalam laporannya.

Diketahui jumlah Total peserta sebanyak 260 orang , yang tidak hanya berasal dari kab kota tapi ada juga di luar sumsel, seperti ada yang dari Provinsi Bangka Belitung bahkan ada juga yang dari Provinsi Banten.

Hadir dalam Acara melalui daring Ketua AKHI Pusat, Prof. dr. Dede Anwar Musadad, SKM, M.Kes, juga hadir luring, Penasehat AKHI Prov. Sumsel, dr. H. Achmad Ridwan, MO, MSC, Kepala KKP Kelas II diwakilkan oleh Bpk. H. Heriyanto, SE, MKM, Qari, Ust. Deki, dr. Sunarsih dari Kantor Kesehatan Pelabuhan, H. Fauzuddin Anwar, SKM, M.Si, dr. Hemdarno RS Islam Taqwa, Mardiah, nakes berpengalaman selama tiga tahun di Arab Saudi.