TPMDGDinkesSumsel
Evaluasi Kesehatan Sumatera Selatan: dr. Trisnawarman Mengukuhkan Komitmen Peningkatan Mutu Pelayanan". Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. H. Trisnawarman, M.Kes, SpKKLP membuka Pertemuan Evaluasi Pelaporan Indikator Nasional Mutu (INM) TPMD/DG. Dihadiri Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, dr. Widya Anggraini, dan Staf Program Nyimas Aminah, S.Kep,M.Si serta para peserta melalui zoom, acara ini menyoroti tantangan dan harapan untuk mutu pelayanan kesehatan di Sumsel, Ruang Webinar Dinkes Prov. Sumsel, Palembang, Senin, 18 Desember 2023
Palembang, Dinkes Sumsel – Senin, 18 Desember 2023. Dalam acara Pertemuan Evaluasi Pelaporan Indikator Nasional Mutu (INM) Tempat Praktek Mandiri Dokter / Dokter Gigi (TPMD/DG) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. H. Trisnawarman, M.Kes, Sp.KKLP,Subp.FOMC membuka kegiatan pertemuan itu dengan memberikan sambutan yang memaparkan tantangan dan harapan untuk mutu pelayanan kesehatan di provinsi ini.

Menghadirkan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, dr. Widya Anggraini, MARS didampingi Staf Program Fasilitas Pelayanan Kesehatan Mutu Akreditasi Nyimas Aminah, S.Kep, M.Si, Narasumber dari Tim Kerja Mutu Pelayanan Kesehatan Tempat Praktek Mandiri Dokter / Dokter Gigi (TPMD/DG) (TPMD/DG) Kemenkes, serta dihadiri oleh para peserta pertemuan ini berlangsung melalui zoom, menyoroti pentingnya pelaporan INM dalam konteks Universal Health Coverage (UHC).

TPMDGZoom
Kadinkes Prov.Sumsel, dr. H. Trisnawarman, M.Kes, SpKKLP, Subp.FOMC memimpin pertemuan evaluasi INM TPMD/DG untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di Sumatera Selatan, dengan fokus pada tantangan dan harapan. Hadir dr. Widya Anggraini dan Nyimas Aminah serta peserta lain melalui zoom pada Senin, 18 Desember 2023.

“Upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan merupakan komitmen pemerintah pusat dan daerah sesuai Undang-Undang No 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Kita wajib melakukan langkah-langkah internal dan eksternal, termasuk pengukuran INM, pelaporan insiden keselamatan pasien, dan manajemen risiko,” ungkap dr. Trisnawarman.

Dalam konteks UHC, World Health Organization (WHO) menetapkan tujuh dimensi mutu pelayanan kesehatan, yang menjadi fokus TPMD dan TPMDG sebagai bagian dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Kepemimpinan dan pembinaan diperlukan untuk memastikan perbaikan mutu secara berkesinambungan.

Peraturan Menteri Kesehatan No 7 Tahun 2021 dan Permenkes No 13 Tahun 2022 menekankan perlunya TPMD dan TPMDG yang berkerjasama dengan BPJS Kesehatan melaporkan INM sebagai bagian dari strategi Kementerian Kesehatan. Tantangan kendala seperti kurangnya pemahaman, registrasi online, dan validasi di aplikasi SISDMK, serta masalah jaringan internet dan kekurangan alat pemindaian QR Code, menjadi sorotan.

Di Provinsi Sumatera Selatan, dari 482 TPMD dan TPMDG, baru 70 yang melaporkan INM pada triwulan IV. dr. Trisnawarman berharap kegiatan evaluasi ini akan membawa manfaat besar bagi peningkatan mutu dan akses pelayanan kesehatan. Pertemuan ini resmi dibuka oleh dr. Trisnawarman dengan mengucapkan “Bismillahirrohmanirrohhim” dan dilaksanakan melalui ruang webinar dinas kesehatan provinsi Sumatera Selatan.