Memperkuat layanan kesehatan primer, dr. H. Trisnawarman, M.Kes, Sp.KKLP, Subsp FOMC, memimpin Pertemuan Bimbingan Teknis & Review Data Aplikasi Sarana, Prasarana dan Alat Kesehatan di Palembang, Sumatera Selatan. Sebuah langkah maju untuk fasilitas kesehatan tingkat pertama di Sumatera Selatan. Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 4 Maret 2024
Palembang, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan – Dalam rangka meningkatkan kualitas dan aksesibilitas layanan kesehatan di puskesmas dan klinik pratama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. H. Trisnawarman, M.Kes, Sp.KKLP, Subsp FOMC, secara resmi membuka Pertemuan Bimbingan Teknis dan Review Data Aplikasi Sarana, Prasarana dan Alat Kesehatan (ASPAK). Kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi standar sarana prasarana (sarpras) dan alat kesehatan (alkes) di puskesmas dan klinik pratama di seluruh Sumatera Selatan.

 

Dalam sambutannya, dr. Trisnawarman menekankan pentingnya pemenuhan sarana, prasarana, dan alat kesehatan sebagai komponen kritikal dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan di fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama. “Fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas dan klinik pratama adalah garda terdepan dalam sistem kesehatan kita. Mereka harus dilengkapi dengan sarana, prasarana, dan alat kesehatan yang memadai untuk memberikan layanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat,” ujarnya saat di Hotel Santika Palembang, Senin, 4/2

 

Selain itu, dr. Trisnawarman juga menyoroti pentingnya inventarisasi alat kesehatan yang efektif melalui aplikasi ASPAK. “Dengan adanya aplikasi ASPAK, kita bisa memastikan bahwa data sarana, prasarana, dan alat kesehatan di setiap fasilitas layanan kesehatan selalu ter-update dan valid. Hal ini sangat penting untuk mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan yang berbasis bukti dalam pengelolaan fasilitas kesehatan,” tambahnya.

 

Acara ini dihadiri oleh para kepala bidang pelayanan kesehatan, kepala seksi fasilitas pelayanan kesehatan dan mutu akreditasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, serta para narasumber dari Direktorat Fasilitas Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

 

Pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para pengelola dan operator fasilitas kesehatan dalam menggunakan aplikasi ASPAK, sehingga dapat lebih efektif dalam melakukan inventarisasi dan pemenuhan sarpras , dan alkes sesuai standar yang ditetapkan.

 

Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Sumatera Selatan, khususnya di fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama.