Upaya meningkatkan pelayanan publik Pemerintah Provinsi Sumsel lakukan Kerjasama Pemanfaatan Data Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Palembang, Senin, 20/5/2024

Palembang, dinkes.sumselprov.go.id – Surat persetujuan dari dirjend dukcapil No. 400.8.1.2/4546/dukcapil tentang Persetujuan pemanfaatan data kependudukan untuk Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (Dinkes) Provinsi Sumsel akhirnya terbit. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. H. Trisnawarman, M.Kes, SpKKLP, Subsp.FOMC hadir menandatangani Perjanjian Kerjasama Pemanfaatan Data Kependudukan yang disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Ir. S.A Supriono dan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi Sumsel, Puadi, S.Pd. bertempat di Ruang Rapat Sekda Prov. Sumsel, Senin, 20/5/2024.

Pada laporannya Puadi menyampaikan dasar perjanjian kerjasama diantaranya Undang-Undang Nomor 23 tahun 2006 tentang kependudukan, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 102 Tahun 2019 tentang Pemberian Hak Akses dan Pemanfaatan Data Kependudukan, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2021 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi Administrasi Kependudukan Sistem manajemen informasi  administrasi kependudukan.Puadi juga menyampaikan tujuan dan manfaat data kependudukan yaitu untuk verifikasi dan validasi data untuk nomor kepesertaan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) JKN KIS. “Verifikasi dan validasi data peserta pbpu dan bp BPJS JKN KIS di Provinsi Sumsel dengan metode akses web portal dan web service menggunakan jaringan virtual private network” kata puadi.

 

Arahan sekda untuk Data kependudukan adalah hal yang harus dipakai setiap aktivitas pemerintahan dan tidak boleh tertutup, berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). “yang melaksanakan kerjasama ini agar tidak terbatas tapi seluruh Organisasi Penggerak Daerah yang melayani publik. Ia berharap di masa yang akan datang akan dapat memanfaatkan data kependudukan dengan menggunakan NIK atau single number dimana dengan data pencatatan sipil ini bisa melihat seluruh identitas seseorang dari nikah, rekening bank, kejahatan yang pernah dilakukan. “ Tidak perlu lagi menunjukkan kartu banyak banyak, hanya nama dan nik” ujarnya.  Hadir dalam Perjanjian Kerjasama, Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Rujukan, H. Ifan Fahriansyah, SKM, M.Kes bersama tim program rujukan, Kepala UPTD Dinkes Prov. Sumsel serta yang mewakili.