Telepon 119, Khusus Untuk Nomor Tanggap Gawat Darurat

Dasar Hukum

SPGDT (Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu) – Tim PSC (Public Safety Center) 119 Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan tengah berdiskusi dan stand by  di ruang PSC dalam melayani tugas yang jadwal jaganya digilir dalam 24 jam.

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan berbangga hati bisa terus melayani masyarakat menuju Sumsel sehat salah satunya dengan melalui layanan darurat call center 119 secara nasional.

Satu terobosan tanggap darurat secepat mungkin dalam pelayanan kesehatan menghadapi ancaman kecelakaan jalanan dan meminimalisasi angka kematian akibat kecelakaan.

Menteri Kesehatan RI sangat apresiasi dan konsen melihat perkembangan Sumsel yang berkembang pesat secara signifikan. “Kita Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel sangat bangga bisa menjadi salah satu provinsi yang bisa melayani masyarakat pemudik melalui call center 119 secara terpusat,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dra. Lesty Nurainy, Apt, M.Kes usai mendengarkan teleconference launching Public Safety Centre (PSC) di Aula Dinkes Sumsel, Jumat (1/7).

Sebagaimana diketahui layanan kegawat daruratan 119 dapat diakses secara mudah melalui telpon rumah atau Smartphone secara gratis selama 24 jam. Diharapkan kedepan, ini tak hanya bisa dimanfaatkan pada momen arus mudik dan arus balik Idul Fitri tetapi juga setiap saat.

Layanan 119 ini terdiri dari 2 call center yang kemudian terintegrasi pada NCC (National Command Center/ Pusat Komando Nasional), berada di Jakarta dan PSC (Public Safety Centre) yang berada di Layanan  berada di hampir seluruh Lokasi PSC di Indonesia, termasuk PSC 119 Sumsel yang berada di dalamnya yang sudah lengkap se 17 Kabupaten Kota.

“tidak ketinggalan Public Safety Centre ini kita berjalan bersama dengan teknis lain diluar bidang kesehatan seperti kepolisian, pemadam kebakaran dan juga posko
Dinas Perhubungan agar bisa disesuaikan dengan kebutuhan,” kata Lesty.

Tentu “Public Safety Center” ini dilandasi aspek time management sebagai implementasi time saving is life and limb saving yang mengandung unsur kecepatan atau quick respons dan ketepatan berupa mutu pelayanan yang sesuai standar sehingga bisa membantu masyarakat secara maksimal.

PSC 119 SUMSEL juga memperoleh penghargaan dari MURI (Museum Rekor Indonesia) yang merupakan pemerintah provinsi pertama yang telah duluan membentuk PSC diseluruh kabupaten kota secara lengkap dan pertama kalinya. Lihat Penghargaan MURI PSC